Megamendung — Sepuluh arsiparis terbaik Kabupaten Bogor mengikuti tahap final Seleksi Arsiparis Teladan Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026 di New Ayuda Hotel, Kecamatan Megamendung, Kamis (10/9). Pada tahap ini, para finalis mempresentasikan karya inovasi dan mengikuti wawancara sebagai bagian dari proses penilaian untuk menentukan Arsiparis Teladan Kabupaten Bogor Tahun 2026.
Sepuluh finalis tersebut sebelumnya telah dinyatakan lolos dari tahap pertama berdasarkan hasil rekapitulasi nilai ujian dan rapat pleno Tim Penilai. Mereka kemudian berhak melanjutkan ke tahap kedua dengan materi Presentasi Karya Inovasi dan Wawancara.
Tahap final menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, pengalaman, serta gagasan inovatif yang dapat memberikan kontribusi terhadap pengelolaan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Dalam sesi presentasi, para finalis memaparkan karya inovasi yang telah disiapkan. Sementara melalui wawancara, dewan juri menggali lebih jauh pemahaman, pengalaman, cara berpikir, serta kontribusi peserta dalam menjalankan tugas dan mengembangkan bidang kearsipan.
Proses penilaian melibatkan dewan juri dari unsur Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) dan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor. Tim juri terdiri atas Drs. Febriadi, M.Si., Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Wilayah Jawa Barat; Abdur Rauf Hamidi, S.Ip., M.Si., Sekretaris Jenderal AAI; serta Dr. Nina Nurmasari, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor.
Kehadiran unsur profesional dari AAI memberikan perspektif dalam menilai kompetensi dan gagasan para peserta, sekaligus memperkuat bahwa pemilihan Arsiparis Teladan tidak hanya berorientasi pada kemampuan administratif, tetapi juga pada kapasitas arsiparis dalam menghadirkan inovasi dan memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Bagi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, pemilihan Arsiparis Teladan merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan profesionalisme sumber daya manusia kearsipan. Arsiparis diharapkan tidak hanya mampu melaksanakan tugas pengelolaan arsip sesuai ketentuan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menghadirkan inovasi, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Tahap final ini sekaligus menjadi momentum untuk melihat beragam gagasan dan praktik inovatif yang lahir dari para arsiparis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Hasil penilaian akhir belum diumumkan pada pelaksanaan tahap final. Arsiparis Teladan Kabupaten Bogor Tahun 2026 akan diumumkan pada kegiatan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) yang direncanakan berlangsung pada Oktober atau November 2026.
Siapa pun yang nantinya terpilih, proses seleksi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun budaya kearsipan yang semakin profesional, inovatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.