Bogor, 26 Agustus 2026 — Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pengelola perpustakaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mengusung tema “Branding dan Promosi Perpustakaan”. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 di Hotel Gumilang ini diikuti sekitar 60 peserta yang merupakan pengelola perpustakaan SMP, baik negeri maupun swasta, di Kabupaten Bogor.

Bimtek ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas pengelola perpustakaan sekolah agar tidak hanya mampu menjalankan fungsi administrasi dan pengelolaan koleksi, tetapi juga dapat menghadirkan perpustakaan sebagai ruang yang menarik, aktif, dan relevan bagi siswa.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor Ibu Dr. Nina Nurmasari, S.Pd., M.Pd.   Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan perpustakaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya buku atau koleksi yang dimiliki.  Namun, perpustakaan sekolah perlu dikembangkan menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi, ruang bagi siswa untuk berkreasi, pusat berbagai kegiatan, sekaligus tempat untuk mengembangkan potensi siswa.

Dalam konteks tersebut, pengelola perpustakaan memiliki peran yang sangat penting. Pengelola bukan hanya bertugas memastikan koleksi dan layanan berjalan dengan baik, tetapi juga menjadi bagian utama dalam membangun citra dan identitas perpustakaan di lingkungan sekolah.

Branding perpustakaan yang kuat, pada akhirnya, tidak dapat dibangun hanya melalui slogan atau tampilan visual. Branding harus lahir dari pengalaman positif yang dirasakan oleh para pemustaka, khususnya siswa, saat berinteraksi dengan perpustakaan.

Ketika siswa merasakan sambutan yang ramah, mendapatkan pelayanan yang baik, menemukan ruangan yang nyaman, memperoleh informasi yang mereka butuhkan, sekaligus memiliki kesempatan untuk berkreasi, sesungguhnya proses branding perpustakaan sedang berlangsung.  Ketika pengalaman positif itu sudah tertanam pada diri siswa, mereka akan senang untuk selalu berkunjung ke perpustakaan. 

Karena itu, pengelola perpustakaan menjadi salah satu aktor penting dalam membangun citra tersebut. Sikap, pelayanan, kreativitas, hingga cara berkomunikasi pengelola dapat menjadi wajah perpustakaan di mata siswa.

Bimtek kali ini, menghadirkan narasumber pustakawan dan pegiat literasi yang ahli di bidangnya.  Para narasumber berasal dari Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian Kementan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, pegiat literasi dari Kota Bogor dan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor.

Selama tiga hari pelaksanaan bimtek, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk mendukung penguatan pengelolaan sekaligus kemampuan promosi perpustakaan. Materi yang diberikan di antaranya adalah kebijakan pengembangan perpustakaan melalui branding dan promosi, manajemen pengelolaan perpustakaan yang baik sebagai pondasi branding dan promosi, public speaking dan pelayanan sebagai media promosi, membangun branding dan strategi promosi perpustakaan, promosi digital perpustakaan dan pembuatan konten promosi perpustakaan.   Selain itu, disampaikan pula sosialisasi kajian IPLM.

Dengan rangkaian materi tersebut, Bimtek diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi dapat diterapkan secara nyata di masing-masing perpustakaan SMP di Kabupaten Bogor.   Melalui penguatan kompetensi para pengelolanya, perpustakaan SMP di Kabupaten Bogor diharapkan mampu membangun branding yang positif dan menghadirkan layanan yang membuat siswa merasa nyaman, tertarik untuk datang, serta menjadikan perpustakaan sebagai bagian penting dari kehidupan sekolah.